Promosikan Bali Tak Perlu "Buang Uang" Promosi Jauh ke Luar Negeri

Baliberkarya.com-Badung. Bali dikenal memiliki potensi wisata yang sangat besar. Apalagi, hal ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan maksimal maka tak sulit "menjual" Bali di mancanegara. 

"Jadi tak perlu harus promosi jauh-jauh ke luar negeri seperti ITB Berlin karena akan buang-buang biaya dan pemborosan," kata Ketua GIPI (Gabungam Industri Pariwisata Indonesia) Bali Ida Bagus Ngurah Wijaya pada acara "Asita Bali Gathering & Press Conference", di Trans Hotel Kuta, Badung, Rabu (28/3/2018).
 
Wijaya memandang, kalau tak punya hubungan di luar negeri maka promosi yang dilakukan akan tidak efektif. Apalagi ke ITB Berlin yang begitu luas dan besar. 
"Ajang di sana ibaratnya big jungle, kita bisa dapat kartu nama saja sudah bagus," jelas pengusaha pariwisata di Sanur ini. 
Karena itu, ia menyarankan pelaku pariwisata agar tak buang-buang biaya, jauh-jauh berpromosi ke sana. Sebab tak banyak manfaat yang didapat kalau tak punya akses pasar di sana, bahkan harus siap siap kecewa. "Lebih baik dana itu dimanfaatkan di dalam negeri," sarannya. 
 
Sebab potensi wisata Bali ini sangat besar. Bali memiliki ratusan objek wisata. Bahkan menurut Wijaya potensi Bali ini tak dimiliki negara manapun di dunia. Ia mencontohkan turis yang mau ke objek wisata Kintamani dalam sekali jalan bisa menikmati banyak sekali objek wisata. "Mulailah fokus dari Bali. Kita bisa memasarkan Bali dari sini," ujarnya.
 
Sementara, Ketua Asita Bali Ketut Ardana mengatakan BBTF (Bali & Beyond Travel Fair) 2018 merupakan event promosi pariwisata dan seni budaya Indonesia dengan kegiatan utama pameran wisata Bali dan di luar Bali. 
 
Ajang tahunan kali kelima yang akan digelar mulai 26-30 Juni 2018 ini akan dihadiri sekitar 20 provinsi di Tanah Air dan ratusan buyer luar negeri dengan target transaksi Rp 7,8 triliun.(BB).
 
 
REFER A COLLEAGUE
SELLER INVITATION
BUYER INVITATION